ciheras university

Musim Semi Di Ciherashima

Inayah n. Zahra
Ciheras university

Kalau di Jepang sedang musim dingin menjelang musim semi, di Ciherashima kini sedang musim semi menjelang musim gugur. Sejak akhir November lalu Prefektur Ciherashima mengalami musim semi. Bunga-bunga sakura ala Ciherashima mulai bermekaran, bahkan hingga menyelusup memasuki Gedung belajar di sini. Warna merah muda yang cerah selalu menyambut siapa saja yang menginjakkan kaki di gerbang kawasan Ciherashima.

Masuknya musim semi ini menandai pula awal masuknya mahasiswa-mahasiswa kuliah praktek dari berbagai penjuru negeri. Mereka datang ke sini berguru pada alam, teman-teman, buku, dan pengalaman. Semua saling berinteraksi, berkolaborasi, bekerja sama, dan belajarmengajari. Tawa canda selalu menghiasi Ciherashima. Namun tak jarang juga muka-muka serius yang selalu terlihat, kala para mahasiswa tersebut sedang berdiskusi bersama. Apalagi saat sedang membuat prototipe kincir angin, sumber energi utama di Ciherashima.

Saat ini musim semi akan segera berakhir. Bunga-bunga kuncup yang telah bermekaran kini mulai menggugurkan dirinya. Namun masih ada sedikit
kuncup bunga, yang menunggu mekar, dan gugur saat sudah waktunya.
Begitu pula mahasiswa yang datang. Mereka yang dahulunya kuncup sudah bermekaran, dan sekarang mulai berguguran. Namun inilah
spesialnya bunga di Ciherashima. Walaupun gugur tapi jiwanya tetap bermekaran, menjadi bunga di tempat lain, memberi keindahan untuk
tempat lain, bersama bunga-bunga lain. Ciheras, 20170217 Untuk seluruh mahasiswa kerja praktek Ciheras di seluruh penjuru Indonesia, Selamat bermekaran dan membuat keindahan di tempat masing-masing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *