ciheras university

KALA MEMORI CIHERAS MEMANGGIL

cerita ciheras: Nurcholis Dwi S.N

“Ku tuliskan kenangan tentang
Caraku menemukan dirimu
Tentang apa yang membuatku mudah
Berikan hatiku padamu
Takkan habis sejuta lagu
Untuk menceritakan cantikmu
‘kan teramat panjang puisi
‘tuk menyuratkan cinta ini”


Memang takkan habis kata dan tulisan untuk dirimu, teramat banyak yang mesti dituliskan dan dikatakan bahkan hingga ku tak tahu lagi kata apa yang pantas untuk menggambarkannya. Cerita dimulai, cerita pertama kali memulai tahun yang baru bukan di tanah asal. Memulai cerita tahun yang baru di Tanah Sunda. Di sanalah aku kala itu jauh dari pusat kota, berada di pinggir pesisir selatan. Tak megah, tak mewah, tak “wah”. Sederhana, benar-benar apa adanya, karena “Ada apanya?” adalah pertanyaan yang harus dijawab di sini. Jauh dari peradaban kota yang ramai, suara alam begitu terasa nikmat, irama ombak laut senantiasa memanggil. Bukan aroma kompetisi di sini tapi aroma kekeluargaan yang kental terasa, meski semua berasal dari latar belakang berbeda.

Ciheras memberiku kawan baru, tempat baru, suasana baru dan segalanya terasa baru dan asing, namun entah mengapa begitu cepat rasanya beradaptasi dan merasa nyaman. Di sini bisa ditemui pemuda-pemuda dari segala penjuru nusantara. Tiap-tiap dari kami punya cerita latar belakang berbeda namun itu bukan pembeda karena di sini tidak dipandang apa latar belakang kita. Semua bersatu padu, melebur bersama menjadi satu. Di tempat kecil ini dan sederhana ini banyak muncul ide-ide dan pemikiran-pemikiran yang jauh melangkah ke depan dan terus berkembang dan berpotensi dikembangkan. Berbeda seperti di luar sana di mana pemikiran-pemikiran dan ide-ide liar terkadang tidak memiliki ruang yang cukup untuk berkembang dan hanya menjadi sebatas angan belaka. Generator 2, tim di mana tugas kampus ku laksanakan. Kerja praktek yang mengantarkanku dan 2 kawanku ke Ciheras dan bersama tim generator 2 mayoritas cerita terjadi. Perancangan generator memang menjadi topik pilihan untuk kerja praktek. Introduction, tutorial hingga intermidiet dilalui bersama tim generator 2. Membosankan? Memang, jika hanya bercerita tentang perancangan generator, karena siklusnya kegiatan perancangan generator hanyalah membuat model, setting model, solving, ulangi lagi dari membuat model. Belum lagi jika solving 7 jam dan error terjadi pada hasil, rasanya itu sakit tapi tak berdarah.

Bosan, lelah, penat akan mulai sirna ketika sore tiba. Tiap sore pasti terdengar suara “Volley….Volley….Volley…..Volley”. Entah apa yang terjadi, badan perlahan bergerak meninggalkan layar menuju lapangan volley. Volley sore sudah menjadi kegiatan rutin tiap sore. Volley bukan hanya sekedar olah raga sore, tapi juga cara kami memupuk kerjasama, keakraban, kepercayaan. Lain cerita dengan volley, sepak bola pantai juga merupakan opsi lain olah raga sore dan cara kami menikmati sunset. Cara lain anak KP Ciheras untuk melepas penat adalah bermain-main di peternakan dan pertanian. Ciheras ini memang beragam, mulai dari bidang engineering, agri, peternakan, perikanan ada di Ciheras, bahkan bidang sosial pun ada karena di Ciheras kami juga bersinggungan dengan penduduk di sana. Terlebih lagi anak-anak Ciheras. Tingkah polah bocah-bocah Ciheras pun turut mewarnai hari-hari di Ciheras. Bakda Maghrib menjadi waktu kami anak KP mengaji bersama mereka bocah Ciheras, itu juga memberi kesan tersendiri. Mereka yang baru saja mengenal kami, orang-orang yang baru datang di Ciheras tak malu untuk meminta kami mengajari mereka mengaji. Semangat belajar dan keingintahuan mereka sangat tinggi. Keinginan dan semangat belajar mereka juga nampak ketika mereka berkunjung ke Ciheras. Setiap Jumat anak-anak Ciheras berkunjung ke Lentera Bumi Nusantara untuk belajar dan kami sebagai anak KP Ciheras membantu mengajar mereka.

Kopi Nusantara juga mewarnai kisah Ciheras. Kopi seperti tak absen dalam menemani tiap simulasi, terlebih ketika solving. Ketika solving tiba, maka saat itu adalah saat yang membosankan jika hanya duduk termenung sambil menunggu hasil. Waktu menunggu ini biasa digunakan sambil bermain kartu, cerita atau bermusik bersama ditemani kopi hangat. Hal lain yang berbeda dari Lentera Bumi Nusantara adalah kegiatan rutin briefing pagi dan evaluasi malam hari. Briefing adalah saat di mana tiap grup menyampaikan rencana kegiatan dalam satu hari dan evaluasi adalah saat tiap grup menyampaikan capaian dalam satu hari. Faktor yang menarik dari briefing dan eval adalah dongeng yang dibacakan oleh Abang Ricky Elson. Dongeng ini dibacakan dari buku berbahasa Jepang dan banyak pelajaran dan pengajaran yang dapat diambil di dalamnya. Jika diurai satu persatu terlampau banyak petuah yang bisa diambil.
Teramat banyak kisah terjadi, yang pasti kisah di sini adalah kisah bahagia. Bahagia dengan semuanya. Tak hanya ide, pemikiran, kawan dan pelajaran yang ada di sini, tapi terlalu banyak hal yang dapat diambil dari tempat kecil ini. “Aku merasa terlalu kecil di tempat yang kecil ini”. Aku memang bukan pujangga yang pandai merangkai kata, maafkan tulisanku yang masih payah ini. Terima kasih Ciheras, terima kasih atas segala pelajaran dan cerita yang telah terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *