lentera bumi nusantara

Chef In Ciheras

Bukan memasak di Ciheras namanya kalau tak ada perjuangannya. Hari ini ada tiga ‘hidangan spesial’ yang untuk menyajikannya memerlukan proses yang berpeluh.

Sore ini dapur Ciheras terlihat lebih sibuk dari biasanya. Mulai dari yang persiapan takjil untuk berbuka puasa hingga membuat produk baru lentéra.

IMG_20170615_185202_646.jpg
Di dapur nampak bang Faisal sedang membuat agar-agar dari rumput laut Gracillaria. Untuk mendapatkannya ia memanen sendiri rumput laut tersebut di tepi pantai. Kemudian ia menjemur, merendam, dan merajangnya sebelum direbus hingga menjadi agar.

IMG_20170615_185202_648.jpg

Sembari bang Faisal memotong rumput laut, di atas kompor ada rebusan sarang lebah yang akan diambil lilinnya, atau biasa disebut beeswax. Sarang lebah yang sudah tidak bermadu tersebut diperoleh dari petani madu kami di perbukitan nun jauh di sana.

Cerita Ciheras, Ciheras University, Lentera Bumi Nusantara, Ricky Elson 060.PNG

Di luar nampak sekelompok mahasiswa sedang mengerubungi tungku. Mereka bekerjasama membuat cilok sepesial berbahan baku aci bersama mbak Aci dan mbak Zahro. Tantangannya bukan hanya saat membuat bulatan-bulatan cilok yang sempurna. Namun juga karena harus melindungi tungku dari air hujan yang tiba-tiba turun saat sedang memasak. Alhasil pasukan cilok pun saling bahu-membahu menggotong terpal di atas tungku.

Besok masak apa lagi ya enaknya? Ada yang punya ide? 😀

Ciheras, 20170615

#ceritaciheras
#ciherasuniversity
#lenterabumi #lenterabuminusantara
#rumputlaut #gracillaria #beeswax#lilinlebah #cilok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *